Senin, 22 September 2014

Essai: Si Unik Vespa



Si Unik Vespa Unpak
Vespa adalah merek sepeda motor jenis skuter yang berasal dari Italia. Perusahaan induk dari Vespa, adalah Piaggio. Awal kehadirannya di Indonesia agak sulit dilacak. Demam Vespa di tanah air sangat di pengaruhi oleh Vespa Congo. Vespa diberikan sebagai Penghargaan oleh Pemerintah Indonesia terhadap Pasukan Penjaga Perdamaian Indonesia yang bertugas di Congo saat itu. Sejak 1963, Indonesia mengirim pasukan perdamaian di bawah naungan PBB. Negara tujuan adalah Kongo, Afrika Selatan. Sekembalinya dari benua hitam tersebut, para tentara membawa oleh-oleh berupa motor vespa. 

 
Setelah banyak Vespa Congo berkeliaran di jalanan, mulailah Vespa menjadi salah satu pilihan kendaraan roda dua di Indonesia. Contohnya saja, motor vespa juga digemari oleh salah seorang anak muda bernama Chairil Anwar. Anak muda ini memiliki vespa kuning yang merupakan jenis vespa super 74. Anak muda yang nyentrik ini memilih vespa karena vespa bisa awet digunakan selama beberapa puluh tahun dibanding dengan motor yang lain. “Kalau bicara dengan keunikan, vespa pasti lebih unik dibandingkan dengan motor lain, soalnya pembuatan vespa itu sekarang jarang dan kebanyakan vespa yang dipakai itu vespa-vespa lama, seperti vespa saya itu buatan tahun 1975an. Unik karena dari tahun pembuatannya saja sudah unik dan vespa itu awet sampai sekarang, sedangkan motor-motor jaman sekarang itu tidak akan ada yang awet sampai dua puluh tahun karena bahan-bahannya sangat kuat dan onderdil-nya tidak abal-abal dari motor selain vespa.” Ungkapnya.
Tentu saja cara merawat vespa itu susah-susah gampang. Tapi untungnya sekarang sudah banyak tempat service vespa yang bisa kita jumpai yang memudahkan para pencinta vespa untuk merawat vespanya. Hal ini diungkapkan oleh Chairil Anwar, “Merawat vespa itu, gampang-gampang susah karena vespa identic dengan jadul Penyakit vespa itu paling mogok terus ada kerusakan di businya itu serta saluran bensinnya. Sedangkan tempat service atau bengkel vespa itu banyak ditemui di jalan atau dimanapun. Hal ini mungkin karena, mulai menjamurnya para pecinta vespa baik dikalangan anak muda yang menyebabkan benyak dibukanya bengkel vespa.” tutur Chairil Anwar.
Fanatisme terhadap vespa ternyata muncul akibat ciri dasar bentuk motor ini yang selalu dipertahankan pada setiap produk berikutnya yaitu kekhasan bagian belakang vespa yang bulat masih melekat. Hal ini membuat para penggemar vespa lebih royal dan fanatik. Para pecinta vespa tentu tidak mau kalah dengan para pecinta motor lain yang mendirikan komunias. Tapi, ada juga pecinta vespa yang tidak mau terlalu mendalam menjadi anggota dari perkumpulan vespa. Hal ini diungkapkan oleh Chairil Anwar. “Saya lebih memilih komunitas yang namanya itu independen yang mana anggotanya itu bebas untuk masuk ke komunitas mana saja yang tidak membatasi, karena kekeluargaan vespa itu sangat erat. Sebenarnya, saya tidak masuk komunitas lebih dalam, tapi kalau perkumpulan vespa sendiri juga ada di FKIP Universitas pakuan yang bernama poster (komunitas ours skuter).
Nah, jika dikaitan dengan komunitas dan para anggotanya, tentu ada suatu kegiataan yang dilakukan suatu komunitas. Tapi, apakah para anggota komunitas vespa juga memiliki suatu kegiatan tertentu yang bukan sekadar menikmati liku-liku jalanan saja? Pertanyaan ini dijawab oleh Chairil anwar dengan nada semangatnya. “Kalau membicarakan kegiatan amal itu ada. Dulu, saya pernah ikut program di skuter peduli merapi meletus. Waktu itu saya, langsung pergi ke sana dengan anak vespa yang lain, kita mencari penggalangan dana dan langsung diserahkan kepada penggalang dana di sana. Selain itu, kita juga mengirimkan relawan untuk di bagian dapur dan membantu berbagai macam untuk para korban. Selain ke Merapi, kita juga ada kegiatan touring. Saya juga pernah ikut dengan kegiatan touring ke Bali dengan poster yang target utamanya untuk mengikuti perkumpulan vespa di Wonoredjo.”
Ternyata motor vespa tidak kalah kerennya dengan motor lain. Importir lokal turut mendukung perkembangan Vespa di tanah air. Bukan hanya itu, ternyata, motor vespa juga disukai oleh anak muda zaman sekarang. Anak muda zaman sekarang tidak merasa malu untuk mengendarai motor vespa. Meski terbilang jadul, motor vespa mempunyai keunikan tersendiri meski kehadirannya hampir dikalahkan oleh motor buatan jepang yang jauh lebih canggih dan irit. (Bogor, 16/01/2014)


Berita Ringan
Anna Devara
0321 100 61


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Memahami Wacana Sastra Melalui Kegiatan Membaca Puisi

Membaca Puisi diartikan sebagai kegiatan menyampaikan puisi didepan hadirin dengan sepenuhnya membaca teks puisi. Unsur gerak anggota tu...